|
5 Langkah Sederhana Mempersiapkan Marketing Plan (Rencana Pemasaran): |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 09 April 2009 03:26 |
|
Sebagai seorang Manajer Pemasaran anda pasti dituntut mampu mempersiapkan rencana pemasaran yang unggul namun mudah dimengerti dan diimplementasikan. Tidak ada gunanya membuat Rencana Pemasaran yang canggih namun tidak dapat atau sulit diimplementasikan. Singkatnya suatu Marketing Plan harus efektif dan efisien, atau tepat guna. Untuk itu sebelum merancang dan membuat rencana pemasaran anda, adalah sangat penting untuk menyediakan waktu untuk mempersiapkan karya yang sangat penting itu. Usaha yang anda lakukan dalam persiapan ini akan sangat menentukan hasil selanjutnya dari Marketing Plan yang akan anda rancang. Berikut adalah langkah-langkah sederhana namun efektif: 1. Tetapkan tujuan Menetapkan tujuan berarti memahami untuk apa anda membuat marketing plan. Apakah akan meluncurkan sebuah produk baru? Ingin meningkatkan market share? Ingin meningkatkan profitabilitas? Dan lain sebagainya. Design marketing plan untuk peluncuran suatu produk baru misalnya tentulah berbeda dengan peningkatan market share dari produk yang sudah ada. Tanyakan pada CEO atau petinggi lain di perusahaan anda untuk meyakinkan anda bahwa anda telah memahami tujuan dari pembuatan marketing plan dan apa alasan di belakang itu. Selanjutnya berusahalah menterjemahkan tujuan tersebut menjadi sasaran-sasaran yang lebih sederhana. |
|
Last Updated on Tuesday, 21 April 2009 17:21 |
|
Read more...
|
|
|
Model of Consumer Buyer Behavior |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 21 April 2009 09:46 |
|
Consumer buyer behavior refers to the buying behavior of final consumers – individuals and households who buys goods and services for personal consumptions. Consumer Behavior is Complex Buying behavior is never simple, yet understanding it is the essential task of marketing management. Large companies make research on consumer behavior to have answer to important research questions – what consumers buy, where they buy, when they buy, how much they buy and why the buy. Marketers can study actual consumer purchasers to find out what they buy, where, when and how much. But learning about the whys or consumer behavior is not so easy – the answers are often locked deep within the consumer’s head. The Model of Consumer Behavior |
|
Last Updated on Friday, 29 May 2009 10:27 |
|
Read more...
|
|
Forecasting Demand (Meramalkan Permintaan Pasar) |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 15 July 2009 16:22 |
|
Forecasting adalah ramalan tentang suatu kejadian di masa yang akan datang. Dalam business dan marketing, forecasting demand (ramalan permintaan) selalu diperlukan, karena merupakan faktor penentu dalam investasi. Kesalahan dalam forecasting dapat mengakibatkan kesalahan dalam menentukan keputusan investasi. Jika sebuah restoran salah meramalkan permintaan, maka apabila ternyata permintaan sebenarnya lebih rendah dari yang diramalkan maka makanan akan terbuang dengan sia-sia. Sebaliknya apabila permintaan lebih besar dari ramalan, maka akan terjadi kekurangan makanan yang akan mengecewakan pelanggan. |
|
Read more...
|
|
|
Selecting Target Market Segments |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 27 April 2009 03:46 |
|
Selecting target market segments is one of the most important steps in target marketing. As you probably have known, target marketing is one of the main elements of the marketing strategy STP (Segmenting- Targeting – Positioning). Selecting target market is done after a careful market segments evaluation. Because buyers have unique needs and wants, a seller could potentially view each buyer as a separate target market. However, generally target marketing can be carried out at several different levels: very broadly undifferentiated or mass marketing, differentiated (segmented) marketing, concentrated (niche) marketing and micro marketing (local or individual marketing). |
|
Last Updated on Friday, 29 May 2009 10:19 |
|
Read more...
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 27 April 2009 03:36 |
|
Introduction Services have grown dramatically in recent years. In Singapore for example, services account for nearly 99% of the gross domestic product. Services are now even faster in the world economy, making up a quarter of the values of all international trade. With those facts, marketers have to play smarter and smarter marketing techniques for services. Nature and Characteristics of a Service A marketer must consider four special service characteristics when designing marketing programs: intangibility, inseparability, variability and perishability. Service intangibility means that services can not be seen, tasted, felt, heard or smelled before they are bought. For example, people undergoing hairstyling cannot see the result before they purchase. |
|
Last Updated on Friday, 29 May 2009 10:20 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |